🇸🇦

أحِبُّ مكارم الاخلاق جُهْدِي وأَكْرَه أن أعِيبَ وأَن أَعَابًا وشَرِّ الناس من يهوى السَّبَابَا by الحسين بن مطير الأسدي — Analysis & Translation

Original Poem

أحِبُّ مكارم الاخلاق جُهْدِي وأَكْرَه أن أعِيبَ وأَن أَعَابًا وشَرِّ الناس من يهوى السَّبَابَا وأَصْفَح عن سباب الناس حَلْمًا وأترك قَائِل العَوْرَاءِ عَمَّدًا لِأَهْلِكَة وما أَعْيَى جَوَابًا (۲).

Translation (Malay)

Saya suka sifat-sifat mulia dengan usaha saya dan benci untuk mencela dan dicela. Dan orang paling buruk adalah yang suka mencaci. Saya memaafkan caci maki orang dengan sabar. Dan saya sengaja meninggalkan orang yang berkata buruk untuk kehancurannya dan tidak ada jawapan yang lebih sulit.

About the Poet

الحسين بن مطير الأسدي (Abbasid era)

الحسين بن مطير الأسدي كان شاعراً عربياً في العصر العباسي. اشتهر بقصائده التي تعبر عن الأخلاق والفضائل. كان له تأثير كبير في الأدب العربي في ذلك الوقت.

Historical Context

Literary Form
Classical Arabic poetry
When Written
Abbasid era
Background
The poem reflects the poet's advocacy for noble morals and virtues, emphasizing the importance of maintaining one's dignity and avoiding engaging in insults or slander.

Sources: https://www.aldiwan.net/poem95104.html, https://poetsgate.com/poem.php?pm=88618, https://en.wikipedia.org/wiki/Arabic_poetry

Detailed Explanation

Puisi ini ditulis oleh الحسين بن مطير الأسدي, seorang penyair dari era Abbasid. Dalam puisi ini, penyair menekankan pentingnya memiliki akhlak yang mulia dan menghindari perilaku yang buruk seperti mencaci atau mencela orang lain. Penyair menyatakan bahwa dia lebih suka memaafkan orang yang mencaci maki dengan sabar daripada terlibat dalam pertengkaran. Dia juga menunjukkan kebijaksanaan dengan memilih untuk mengabaikan orang yang berbicara buruk, membiarkan mereka menghadapi akibat dari perbuatan mereka sendiri. Puisi ini mencerminkan nilai-nilai moral yang tinggi dan mengajarkan pembaca tentang pentingnya menjaga martabat dan integritas pribadi.

Themes

  • morality
  • forgiveness
  • wisdom
  • self-restraint

Literary Devices

  • metaphor: The poem uses metaphors to describe moral virtues and vices.
  • alliteration: Repetition of consonant sounds in phrases like 'أحِبُّ مكارم الاخلاق'.
  • contrast: The poem contrasts noble behavior with ignoble actions.
  • imagery: Vivid imagery is used to depict the consequences of bad behavior.

Word Dictionary

Word Meaning Translation Transliteration
أحِبُّ أود Saya suka uhibbu
مكارم فضائل kebajikan makaarim
الاخلاق السلوك akhlak al-akhlaaq
جُهْدِي طاقتي usaha saya juhdi
وأَكْرَه أبغض saya benci wa akrah
أن لكي untuk an
أعِيبَ أنتقد mencela a'eeba
وأَن و dan wa an
أَعَابًا أُنتَقَد dicela a'aaban
وشَرِّ وأسوأ dan paling buruk wa sharri
الناس البشر orang an-naas
من الذي yang man
يهوى يحب suka yahwa
السَّبَابَا الشتم mencaci as-sabaaba
وأَصْفَح وأعفو saya memaafkan wa asfah
عن حول tentang an
سباب شتائم caci maki sabaab
حَلْمًا صبرًا sabar hilman
وأترك وأتخلى saya meninggalkan wa atruk
قَائِل متحدث orang yang berkata qaa'il
العَوْرَاءِ الكلام السيء kata-kata buruk al-'awraa'
عَمَّدًا عن قصد sengaja amdan
لِأَهْلِكَة لتدميره untuk kehancurannya li'ahlika
وما ولا dan tidak wa ma
أَعْيَى أصعب lebih sulit a'yaa
جَوَابًا ردًا jawapan jawaaban

Want to analyze your own poem?

Paste any poem in 180+ languages and get an instant AI-powered analysis with translation, explanation, poet biography, and literary devices.

Try Poetry Explainer — Free